Kamis, 18 Desember 2008

Pengalaman Pertama Yang Takkan Terlupakan


Ini adalah pengalaman pertamaku, apakah itu?
Mungkin ini adalah hal yang selama ini aku mimpi-mimpikan. Tidak tau mengapa semua itu bisa terwujud. Pertama dapat kerjaan rasanya seneng banget, semua saudara-saudaraku aku kasih kabar tidak lupa bapak dan eyangku juga, semuanya sangat gembira sekali mendengaran kabar kalau aku di terima kerja.


Tapi yang sangat menggemberikan sekali adalah waktu aku tau kalau aku bakal naik pesawat. Ya karena aku waktu itu juga akan berangkat ke Makassar, salah satu kota besar di Sulawesi Selatan. Tadinya aku sempat apakah semua ini mimpi? tapi tidak, semuanya itu kenyataan, kenyataan kalau aku bakalan naik pesawat.
Berangkat dari kantor tepat jam 2:30 malam dengan di jemput travel. Sbeleum aku berangkat tidak lupa aku mengemsai barang-barang bawaanku baju, celana tidak lupa handuk hehehehe.
Setelah semuanya beres baru aku keluar dari kantor dan terus naik mobil travel yang akan mengantarku ke bandara Juanda. Sampai di Bandara Juanda langsung aku turun dari mobil travel. Baru turun dari mobil aku tidak langsung chek in melainkan mencari toilet karena selama dalam perjalanan dari kantor ke Bandara aku nahan rasa ingin pipis ku. Aku pergi ke toilet dengan terburu-buru dan temenku yang aku suruh njaga semua barang bawaanku.
Keluar dari toilet seneng banget karena aku merasa lega setelah beberapa jam aku tahan akhirnya keluar juga.
Selesai dari toilet langsung saja aku langsung menuju ke pintu pemeriksaan barang. Awalnya aku tidak tahu harus ngapain setelah sampai di bandara tapi karena sebelum berangkat aku dikasih tau sama HRD ku apa yang harus dilakukan di bandara. Kemudian selesai pemeriksaan barang aku langsung menuju ke bagian yang aku tidak tahu apa namanya itu, yang jelas di bagian itu ada dua orang cewek yang sangat cantik sekali. Aku menyerahkan semua barang-barangku dan di timbang, setelah itu aku disuruh membayar uang peron seharga 30.000 seingat aku, gak tau kalau sekarng udah naik lagi. Akhirnya aku bayar saja uang peron itu dan aku langsung berjalan menuju ruang tunggu di pintu berapa ya? lupa aku, pokoknya waktu itu ruang tunggu untuk pesawat Mandala Air dan Sriwijaya Air.
Lama aku menunggu keberangkatanku sekitar 1 jam an. Setelah ada pengumuman dari operator kalau penumpang pesawat Sriwijaya jurusan Ujung Pandang di suruh untuk naik pesawat, langsung seneng banget aku. Ya, Sriwijaya Air adalah pesawat yang aku naiki waktu itu.
Setelah sampai didalam pesawat aku langsungnyari tempat duduk yan sesuai dengan tiketku. Kemudian aku duduk santai sambil berangan-angan bagaimana ya rasanya enaknya naik pesawat? hhehhe..Beberapa menit kemudian ada seorang cewek cantik dengan seragam kerja yang bagus keluar dari pintu belakang pesawat. Pramugari itu ya namanya? Orangnya cantik banget juda masih muda, bisa dibayangkan bagaimana rasanya saumpama aku sama dia. Setelah itu cewek itu berdiri di depan penumapng dan memberi contoh seumpama ada kecelakaan harus ngapain, tapi gak bermaksud aku ingin terjadi hal-hak seperti itu.
Selesai cewek itu memberikan panduan beberapa saat kemudian pesawat dan mulai berjalan menuju landasan pacunya. Aku sangat tidak sabar banget ingi tahu bagaimana rasanya di atas awan.
Akhirnya terbang juga ke angkasa pesawat yang aku tumpangi ini. Di dalam pesawat sungguh enak banget, bisa menikmati pemandangan dari atas, melihat laut, awan, kota-kota yang ada di indonesia. Dan yang paling aku kaget adalah waktu pesawat kayak melewati jalan berbatu, gronjal-gronjal kalau orang jawa bilang. Dasar orang katrok yang baru naik pesawat hehehe, aku pikir masa di udara ada batu, gak mungkin kan? eh tidak taunya pesawat cuma melewat segumpalan awan di udara.
Sungguh enak banget bisa naik pesawat, 1 jam 15 menit lamanya aku terbang di angkasa dan waktu itu pula tidak terasa aku sudah sampai di tujuanku. Selama berada di pesawat aku tidak ngerasain apa-apa, karena kayaknya aku tetap diam di atas bandara Juanda dan serasa tidak jalan sekali pesawat yang aku naiki ini. Tidak kayak naik bus yang bisa terasa perjalanannya.
Selesai turun dari pesawat di Bandara Sultan Hasanudin Makassar aku dan temenku langsung di jemput sama teman kerja yang lebih senior dari aku. Aku dijemput dan langsung kami semua berangkat ke tempat dimana aku tinggal di Makassar saat ini.
Itulah sepenggal pengalaman pertamaku naik pesawat yang mulai dari kecil sangat ingin banget bisa naik pesawat terbang.


0 komentar:

 
© free template by Blogspot tutorial